Seandainya Gie Tahu
Untuk kedua kalinya aku menonton film GIE kemarin. Setelah beberapa bulan yang lalu aku menontonnya secara tak sengaja di tengah kesibukan mengejar deadline tugas di lab. Sama seperti saat pertama kali aku menonton, perjalanan hidup Gie selalu berhasil mengobarkan semangat idealisme setiap orang, khususnya aku.
Gie yang dilahirkan sebagai seorang anak keturunan Tionghoa tak pernah berubah pendiriannya. Keteguhan akan nilai-nilai yang diyakininya benar, harus diperjuangkan meski harus dengan perlawanan. Idealisme yang sangat sulit ditemukan sejak dulu apalagi sekarang.
Apapun bentuk ketidakadilan yang ditemuinya, tak peduli, ia pasti menentangnya. Mulai dari kesewenangan yang dialami Han sahabatnya, Guru yang tak menerima kritik, sampai kediktatoran pemimpin bangsanya. Bahkan ketika pemimpin ditaktor yang telah dijatuhkannya bersama perjuangan rekan mahasiswa di zamannya berganti menjadi kuasa militer yang lebih kejam. Ia tetap teguh di jalannya, jalan kebenaran.
”lebih baik dikucilkan daripada tenggelam dalam kemunafikan” adalah kata-kata yang terucap ketika semakin hari ia merasa kian sendiri. Semua orang yang dulu berjuang bersama-sama di kemahasiswaan, satu per satu menghilang, luluh dengan kenikmatan kekuasaan. Batasan kebenaran menjadi samar, idealisme sudah basi.
Merasa lelah dalam kesendirian bersama teka-teki keadilan tak berbatas yang terus menjadi pertanyaan dalam pikirannya. Gie bersatu bersama alam, ia merasa beruntung kematian datang di usia mudanya. Namun sayang, Gie masih belum menemukan jawaban, dimanakah kebenaran. Seandainya Gie tahu, seandainya cahaya kebenaran hakiki datang padanya saat itu, tak perlu lagi ia terus bertanya dalam sepi keresahan manusia.

1 Comments:
Berapa banyak sekarang orang sprti Gie yang tetap memegang teguh idealismenya?
banyak civitas akademika yang melepaskan idealisme demi kekuasaan dan harta..
semoga kau tetap memegang teguh pendirianmu kawan!
walau film Gie tidak banyak orang yg menonton, salut bagimu yg bs berkali2 nonton :)..dtunggu postingan barumu ya
visit me at: http://idaizon.wordpress.com
Post a Comment
<< Home